setengah isinya.....

KEGELISAHAN

Potensi manusia secara hakiki terbagi atas dua, yaitu intelektual dan emosional. Itulah modal manusia dalam menjalani hidupnya. Potensi itulah yang menjadi subtansi responsibilitas dari interaksi manusia dengan lingkungan. Persoalannya entah nanti yang akan dimajukan terlebih dahulu yang mana entah ditanggapi dengan intelektualitas terlebih dahulu atau emosional terlebih dahulu.

Melihat dunia yang seperti ini dengan segala kesemrawutannya dilihat manusia sebagai persepsi yang tertanamkan dalam otak dan perasaan mereka. Kegelisahan merupakan manifesto dari perpaduan respon otak dan perasaan. Dalam kegelisahan kita akan membandingkan kondisi ideal yang ada dalam tataran gagasan manusia dengan kondisi yang dilihat oleh mata. Kegelisahan bukan merupakan ketakberdayaan yang dimiliki setiap orang untuk merasakan kekurangan dalam ketermajuan. Kegelisahan juga bukan pula atas kekosongan seseorangan yang berada dalam kebingungan dalam melakukan apa, apa yang harus dilakukan dan untuk apa melakukan itu.

Kegelisahan akan datang kapan saja dimana saja. Kegelisahan akan datang secara intuitif akan tak perlu penjelasan asalnya dari mana. Kegelisahan berada dalam ranah kesendirian. Kesenduan, kepenatan, kesendirian, kebingungan adalah kawan-kawan kegelisahan. Kemunduran, ekspetasi, ketertinggalan, kepincangan adalah manifestasi dari kegelisahan. Kegelisahan merupakan satu step sebelum timbul pertanyaan “ gw harus melakukan ini, itu……”. Kegelisahan niscaya akan timbul jika pengejewantahan diri terhadap objek itu benar-benar masuk dalam – dalam.

                            

bersambung....(2)

Semasa kuliah, sering kali kita mendengar semacam agitasi untuk membangun bangsa ini. tapi itu masih terlau normative, karena terlalu banyak bidang yang kita bisa garap. Hanya idealism saja tidak akan mampu untuk menjawab sampai tataran teknis sekalipun, karena idealism itu terlalu absud. Membangun Indonesia adalah sebuah tuntutan dari apa yang kita usung sejak duduk di masa perkuliahan, dan semestinya idelisme itu kalaupun memang sangat tersemat di hati kita, tidak habis umurnya setelah kita keluar dan mulai berdiri dan berjalan dari bangku kuliah dan memasuki babak kehidupan yang lebih nyata. Namun itulah realita dari abang-abang kita, apa yang mereka perbuat sama sekali tidak mencermin sebuah integritas dari idealism yang pernah dilantangkan semasa kuliah. Sudah tidak perlu disebutkan disini macam-macam penyimpangan yang mereka perbuat.

Namun membangun Indonesia bukanlah semudah melantangkan agitasi-agitasi yang mudah sekali terucap. Namun begitu banyaknya tawaran menggiurkan ketika beranjak dari bangku kuliah membuat niat suci yang terbungkus dalam visi memnagun Indonesia itu kian lama membuyar. Angan – angan lama setelah lulus kerja ditempat yang dengan gaji yang tinggi dilengkapi fasilitas yang sangat menggiurkan, begitu kian mucul kembali ke permukaan, setelah kita lulus. Namun apa yang akan aku perbuat disini mudah-mudahan tidak terjerumus dalam jurang yang merupakan invers dari idealism yang sudah dibangun semasa perkuliahan.

Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumberdaya alam. Baik sumber daya pertanian perkebunan sampai sumber daya kelautan. Dari mineral, sampai hasil budaya perkebunan yang pangsa pasarnya sudah mendunia. Namun disisilain, ada banyak pihak yang mencoba mengikuti trend dunia yaitu kelompok intelektual yang berupaya membangun teknologi advance. Dalam hal ini, ilmu-ilmu yang menggeluti basic science seperti ranah fenomena kehidupan yang sangat kecil sampai tidaklah terlihat mata atau seiring dengan berkembangnya media informasi banyak pihak yang bergerak dalam bidang IT dan lahir dan berkembang berbagai maca automatisasi dalam banyak yang hal dalam kehidupan masa sekarang. Namun kalau kita merenungkan sejenak, ternyata Indonesia adalah Negara agraris dan maritime.  

keresahan

wwss...............
sudah 3 bulan dilalui dengan likaliku,intinya ngurusin kaderisasi HIMAFI,,,mengambil tanggung jawab ternyata mengasikkan, sekaligus kadang gak jelas, termakan emosi, terlampau diam saja ataupun gak fokus sekaligus jenuh,dan gak tau mau ngapain lagi gak tau apoa yang harus dikerjakan......
3 bulan yang berbeda,orang lain jalan-jalan ini ngurusin anak orang,,,cem betul aja udah bisa ngurus diri sendiri,,,hahahahaha
tapi memang ini baru sekarang tanggung jawab yang sangat berat, karena ini bukan masalah menyelesaikan tugas soal fisika yang kadang aspek-aspek pendukung soal itupun
hanya bisa dihitung maksimal dengan jaritangan di tambah dengan kedua jari kaki, tapi ini manusia banyak sekali aspek input dan outputnya,,,,jelas manusia memiliki akan dan emosi,,simpelnya kita ini ingin menanamkan nilai-nilai tapi apakah nilai itu bisa diterima atau tidak terlepas dari pilihan anak2 baru untuk masuk suatu komunitas yang selalu disertai tanggung jawab terhadap diri sendiri serta konsekuensi dari pilihan untuk masuk komunitas tersebut, apakah benar2 terterimakankah nilai tersebut, dengan melihat proses pencapaian yang ditargetkan dengan parameter yang cupu,apakah bisa optimal?
aku merasa tugas ini belum selesai, tapi ternyata aku manusia yang dapat lupa,jenuh atau kehilangan arah kapan saja di mana saja, memang dari dulu menjadi penag\nggung jawab tertinggi harus orang2 yang "dewa", bukan masalah ayo ru semangat atau kamu pasti bisa, ternyata aku bukan orang seperti itu,aku bukan dewa, but mencapai keadaan yang tergambarkan dalam benakku saja yang aku perjuangkan dalam 3 bulan kemarin,namun keadaan tidak terlepas dari si pendukung keadaan atau jelemana, itu simpelnya, apakah orang yang aku kader memang benar2 sesuai harapan aku? terdesak atau tidak ini masih tanggung jawab,kita memang kaderisasi yang cuman 8-9 pertemuan tidak akan terkuak apaka itu kemampuan masing-masing individu atau skills,karakter perseorang? apalagi mereka kini sedang dihadapkan dengan agenda pemilu ketua himpunan,sanggupkah kita ?
kuat?tidak terlalu,tapi kuat atau tidak kuat disini ada tanggung jawab,but ada yang mau tanggung jawab?tanggung jawab untuk merangkul benar-benar anak baru,suhunya sudah berbeda kawan,kita memegang tanggung jawab yang lebih besar,memang ini mendesak tetapi ini tetap tanggung jawab,,,menurutku tidak ada PRIORITAS !!!!!!!!

dunia malam,lain dunia,satu sisi pincang..........

malam terasa makin,dingin lampu redup,terbuai dengan tawaran kota bandung dengan segala kemewahan,serta melihat para lembayung tersenyum simpul kecil,menari dengan gemulai dengan  gaun serta mahkota  yang  mewah...........namun ironis,di bawah panggung tersebut ku lihat  sesosok anak berumur tanggung,memikul segala derita,impian,serta tangisan akan hidup...........tidak adil.........ya tuhan apa maksud semua ini?????????????
wanita tertawa bersama kekasih merasa mabuknya dunia cinta dan selalu berakhir dalam sebuah drama ranjang yang nikmat,,,,,serta di lain dunia,,,,,,,anak kecil lusuh berbaju rombeng harus duduk dengan muka pahit,dengan rasa dahaga dan lapar yang seakan tidak berhenti menusuk-nusuk perutnya,sampai mati rasa................wanita bertumbuh indah berjalan dengan menebarkan seluruh lekukan tubuh yang menjadi andalannya,dan emikat hati para pria haus akan nafsu ranjang,berjalan berdua sambil merasa hangat tubuh hasrat membius,seorang anak berjalan tertatih-tatih,menebarkan bau sisa hasil perjuanganyya bercampur air mata sisa sedih dan mimpi hari ini,,,,,,,,,,,,,,,,
hanya nasib yang memisahkan mereka.............................................

satu sisi yang sangat ironis,,,,,,,,,,,,,,,sedih berdiri melihat dunia yang sangat berbeda warna,berbeda latar serta peran...........seakan inilah suatu  alunan  nada-nada  malam  yang menghanyutkan aku mejadi diriku lemas serta tidak berdaya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

akankah ini  menjadi drama yang tiada akhir,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

lelah.........................

ngarang bae.....

gak tidur 2 hari trus besoknya disuruh ke jakarta,kirain naik travel atau bis gitu,eh taunya malah naik mobil gw gitu,buset dah mata sipit bengkak tapi tetep ganteng bo'...pliss dech om....yukahyukyakyukedantenan....lalu terpaksa sudah berjanji untuk menemani, apalagi janji dengan seorang wanita harus ditepati lah,yyakan...(be gentleman mamen ngamen ama si emen..),lalu kutempuh perjalanan dengan rasa kantuk yang dalam membuat ku ingin mengalahkan rasa itu,lau aku melajukan mobilku dengan kencang,hmmm....lumayan lah mobil tahun 92 masih 140 km/jam di tol.....wellwellwell....nyampe jakarta aduh bos capek eke eta tah meni panas pisan bau rokok campur knalpot ditambah dengan senyawa kimia organik autotrof bikinan kelek baseuh deui,sehingga menimbulkan rasa gatal yang menggemaskan( oh...digaruk sayang....,heu euh da getek bisa konsentrasi rada buyar nantinya...),bujuk busetnya lageh neh la bocah yang make mobil nyelonong2 bae yah kagak takut gitu montore(mobil dalam bahasa jawa timuran) ditabrak sepur eh kagak mobil bgono(apan biluk...),terpaksa dah gw ganti peran jadi selonong boy alias hmmmmmm...pokoknya intinya kagak mau kalah ma orang2 dah...mana beberapa kali tersesat dilanda rasa kantuk yang dalam karena belum tidur 2 hari ditambah males mandi yang mewabah...hah......jadinya yang main bukan lagi logika tetapi karena otak kita dah capek maka seluruh pusat regulasi akhirnya dikudeta oleh perasaan,oleh karena itu maaf yak temanku yang adi semobil sempat tersinggung ketika kata2 aku menusuk tajam di belokan terakhir laps ketiga,,,dan akhirnya nyampe juga ketemu ama temen kita himafi 2000 yang rada aneh sekaligus rada aneh gitu lo bo'pliss deh yuk....langsung merapat rada kekiri nyampe di BEJ,buset dah tinggi bener yak gedung,gila parkirnya ampe mumet kayak helikopter muter2 bae,lah pan biluk2 bae,,,,,,,,,sampe ingin melepas lelah lari ke musola dadakan alias ya sering dipake solat tapi banyak nggaknya hanya sajadah yang membisu meminta untuk disolatkan....
trus rasa itu datang lagi makin dekat makin dekat dan akihirnya aku tidak dapat menahan itu lagi dan akhirnya mencari tempat yang representatif untuk ngudud...alias merokok,rokok samsu bewok  menjadi lampiasan rasa lelah dan akhirnya ku pun terlelap tidak sadar  dan pas bangun eh taunya yang tadi semobil dah didepan gw gitu deh.....satu hal yang pasti,ternyata jakarta memang kota yang sangat keras,dan aku merasakan chemistry yang luar biasa,rasa semangat dan pantang menyerah yang dikeluarkan dari masing2 orang yang kulalui saat menempuh perjalanan dari BEJ ke Ratu plaza membuat ku ciut...karena yang aku rasakan kita ini selalu dimanjakan oleh kenikmatan hawa serta kondisi bandung...selain melawan rasa lelah akibat melembur  sampai pagi   ditambah hawa panas yang melanda dan memandikan sekujur tubuh dengan keringat,,,,ingat itulah medan yang akan kita hadapi so siapkan kondisi dari sekarang,perbanyak melihat sekitar dan mulai berfikir lalu bertindak.....

terimakasih,sebelunya sebelum yang terakhir kalinya saya mengucap terimakasih atas yang membaca tulisan yang dadakan dengan bobot yang tidak seberapa dengan berat selembat kain kapas namun itulah yang aku rasa aku lihat dan aku fikirkan,,,,wabilahitofik wallidayya wasssamualaikum warohmatulohi wabarakatuh...

kebetulan.....

banyak sekali di dunia kita ini yang terjadi secara kebetulan....hmmmm,,,,
memang kita tidak sering menyadari atau emang dilewatkan begitu saja....
hampir diluar rencana kita,tidak tahu akan terjadi seperti itu,,,,,
apakah sudah ada yang merencanakan...?
memang hidup ini hanya sebuah probabilitas dari pilihan2 yang ada didepan mata kita.dan setelah itu kita akan memiliki beberapa kemungkinan dari pilihan2 tersebut,tapi di belakang itu semua masih banyak pilihan pilihan yang lain,nah jadi pilihan ini bisa dirumuskan dengan n pangkat n,dengan n = tak hingga,atau kita bisa  artikan ketika kita akan melangkah saja,banyak sekali probabilitas yang akan terjadi satu detik kemudian apakan kita akan masih berdiri atau kita tiba2 jatuh,atau kita mungkin tidak terjadi berjalan.....hmmm......kita memang perlu mengkaji hal ini dan sedikit sekali orang yang mengkaji dengan hal ini,,,,hidup itu unik dan memang selalu unik....

Makan pizza......

memakan pizza,hmmmmm......di ambil beberapa potong,lalu ku makan satu persatu....berbagai rasa diatas potongannya,mulai manis pedas asam berwarna-warni......ternyata hidup ini tidak jauh dari sekedar memakan pizza,waktu misalnya.......tiap potongan nikmati rasanya,dengan berbagai rasa bercampur aduk di dalam potongannya itu,melangkah ke depan sama halnya memakan waktu sedih,pahit,bahagia,senewan,itulah yang menghiasi hidup kita ini....so,,,,,lihatlah segala peristiwa itu dengan sudut pandang yang bermacam-macam dan dengan pendekatan yang bervariasi,nanti kamu akan menemukan keterkaitan antara yang terjadi secara sengaja  dilakukan oleh kamu saat itu juga dengan hal-hal yang sudah kita jalani di masa silam.....

pantun orang susah.....

meuli dorogdog

lalajo wayang kulit

urang ngajedog

teu boga duit

wahai mahasiswa.....

ORASI

orasi orang terpandang....

kata-katanya sangat melangit.....

seakan ia yang paling benar....

tapi apakah ia yang paling benar?

tetap berteriak diantara tangisan

tangisan rakyat berjuta pelik

"berjuta rakyat menanti tanganmu"

tangankah atau cuma orasi sampah?

kita ini bukan zaman purba lagi

kita ini bukan zaman hutan

orang suka berteriak-teriak

wahai mahasiswa

rakyat membutuhkan tanganmu

bukan orasimu.....

so,tanya pada dirimu masing2...........

mimpi...........

sendiri termenung dalam ruang dan waktu

mengisi hidup tapi tidak berarti

matanya sudah tidak bisa melihat

karena terbiaskan oleh realita

telinganya sudah tidak bisa mendengar

karena tuli oleh orasi-orasi sampah.....

lihat kawan ada setitik cahaya disana....

makin memekar membentuk lingkaran

adakah keinginan untuk mendekatinya

atau kau takut akan sinarnya.....kawan

melangkah ragu mendekatinya

karena terhasut oleh bisikan realita

yang membuat kaki dan lenganku tidak bisa bergerak

adakah yang terindah disana???

ada,,,,dunia sebenarnya...

dunia yang jauh dari bayangan orang-orang

yang otaknya dimampatkan oleh realita....

mimpi adalah sebuah mimpi.....

tersembunyi kekuatan maha dasyat dalam tabirnya

carilah mimpi-mimpi indah itu......

karena mimpi yang menghiasi hidup........